Sunday, October 17, 2010

sesi 2 sistem perekonomian

SISTEM PEREKONOMIAN

Setiap Negara memiliki sistem perekonomian yang berbeda-beda tergantung pada apa yang menjadi pendirian Negara tersebut. Setiap perusahaan harus memperhatikan campur tangan atau kebijakan pemerintah, dan seberapa jauh peran sektor swasta memdukung pemerintahan. Campur tangan tersebut berbeda-beda dalam setiap sistem ekonomi yang dianut masing-masing Negara.

Istilah ekonomi berasal dari bahasa Yunani yang berarti eko (mengatur) dan nomos (keluarga), bararti ekonomi adalah kegiatan atau aktivitas manusia dalam mengatur harta yang berhubungan dengan produksi ( memperbanyak jumlah), pertukaran ( menjaga pengadaannya), distribusi, mengonsumsi barang dan jasa.

· Unsur-Unsur Sistem Ekonomi

§ Unit-unit ekonomi, adalah lembaga-lembaga yang terkait dengan kegiatan ekonomi. Seperti rumah tangga, perusahaan dan instansi pemerintah.

§ Pelaku-pelaku ekonomi, adalah orang-orang yang memproduksi dan memakai barang produksi. Seperti produsen dan konsumen.

§ Lingkungan sumber daya, meliputi Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Teknologi (SDT) Sumber Daya Kapital (SDK).

· Hubungan Antar Elemen Ekonomi

§ Proses kegiatan ekonomi akan timbul karena setiap komponen dalam sistem ekonomi saling berhubungan satu sama lain dengan pola hubungan tertentu.

§ Pola-pola hubungan tergantung dari sifat hubungan antar elemen. Hal ini menyebabkan perbadaan dalam menjalankan fungsi elemen dan pola hubungan elemen, akibatnya proses kegiatan ekonomi bisa efisien,kurang efisien dan tidak efisien.

· Klasifikasi Sistem Ekonomi

Berdasarkan Mekanisme Koordinasinya

1. Sistem Tradisi

Perekonomian maih sederhana karena mekanisme koordinasi masih berdasarkan tradisi yang berlaku. Kegiatan ekonomi terbatas karena tujuan ekonomi hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

2. Sistem komando / sistem terpusat

Mekanisme koordinasinya berdasarkan komando dari pusat kekuasaan. System ini sangat menolak mekanisme pasar, karena menurut mereka sistem terpusat ini sudah sangat tepat dalam mengalikasikan sumber daya.

3. Sistem pasar

Sistem ini sangat mengandalkan interaksi kekuatan permintaan dan penawaran sebagai alat alokasi yang sangat efisien.

Berdasarkan Ideologi

1. Sistem kapitalis

Sistem kapitalis adalah sistem perekonomian yang memberikan hak penuh kepada setiap orang / individu untuk menjalankan perekonomian yang tujuannya agar memperoleh laba.

Ciri – ciri kapitalis

§ Tujuannya untuk memperoleh keuntungan

§ Pengakuan setinggi-tingginya terhadap hak pribadi

§ Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar

§ Campur tangan pemerintah diusahakan sedikit

2. Sistem sosialis

Sistem sosialis adalah sistem perekonomian yang memberikan persamaan atas hak. Sistem ini berpandangan kemakmuran akan tercapai apabila berpondasikan kemakmuran bersama. Namun, kendalanya terjadi pada penguasaan asset individu adalah milik bersama.

Ciri – ciri sosialis

§ Kemakmuran akan tercapai jika berdasarkan pada kemakmuran bersama terhadap kepemilikan sosial.

§ Alokasi produksi dan cara pendistribusian diatur oleh Negara, sehingga aseet ekonomi individu harus ditekan.

3. System islami

System islami adalah sistem perekonomian yang didasaekan pada aqidah islam dan syariatnya. Memisahkan kepemilikan individu, umum dan Negara demi memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

Ciri – ciri islami

§ Ekonomi syariah.

§ Hak kepemilikan

· Hak individu

· Hak umum

· Hak Negara

· Kepemilikan hanya milik Allah SWT, lama kepemilikan manusia hanya sampai mausia itu hidup di dunia.

· Kebebasaan berekonomi.

· Tujuannya bukan hanya materi tapi kepuasan hajat orang banyak.

· Perbandingan sistem ekonomi kapitalis, sosialis dan islami

INDIKATOR

KAPITALIS

SOSIALIS

ISLAMI

Kepemilikan

Mutlak atas manusia

Mutlak atas manusia

Hanya milik Allah

pemanfaatan

bebas

bebas

Diatur oleh ketentuan dari Allah

Prioritas kepemilikan

Hak individu dinomor satukan

Hak sosial di nomor satukan

Hak individu & sosial diatur agama

Peran individu & negara

Pemanfaatan sumber daya bebas untuk individu

Pemanfaatan sumber daya diatur oleh negara

Terdapat kewajiban individu dan negara

Distribusi kepemilikan

Mekanisme pasar

Peran pemerintah

Pasar, pemerintah dan Al-Quran

Tanggung jawab kepemilikan

Diri sendiri

Diri sendiri

Diri, publik, dan Allah di dunia dan akhirat

Nama: siti wulandari fauziah

NPM: 29210174

Kelas : 1eb06

sesi 1 badan usaha dalam tata ekonomi

Ruang Lingkup Bisnis

  • Latar Belakang Kegiatan Industri Dan Perdagangan

Dalam suatau masyarakat yang primitif, setiap orang memenuhi kebutuhannya dengan caranya sendiri, seperti bercocok tanam, mencari di hutan, barter, sampai akhirnya berdagang . Kegiatan perdagangan dilakukan setelah masing-masing orang merasa kelebihan atas barang atau peralatan yang dibutuhkan, sehingga mulai berpikir untuk dapat menukarkan kelebihan barang dan jasa yang dimiliki orang lain. Semakin majunya suatu masyarakat semakin berkembang pula perekonomiannya, salah satunya mulai menggunakan alat pembayaran uang dalam proses pertukatran. Lama kelamaan, masyarakat makin butuh banyak barang dan jasa dan sulit mendapatkannya. Oleh karnanya ada peranan kegiataan industri. Peranan kegiatan industri dan perdagangan semakin mempermudah masyarakat memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan.

  • Bisnis Dan Ruang Lingkupnya

Bisnis dalam bahasa inggris adalah “ Bussiness” dimana identik dengan Firm atau GOODS and SERVICE. Sedangkan dalam bahasa Indonesia Bisnis adalah “Bisnis” atau “ perusahaan”.

Bisnis menurut Hughes dan Kapoor Bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisir untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan bisnis menurut Brown dan Potrello bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

o Pengertian Bisnis Memuat 4 Aspek

1. Suatu Kegiatan Usaha

Untuk melakukan suatu bisnis diharuskan mempunyai kegiatan usaha, karna kalau tidak, bisnis atau perdagangan tidak akan terjadi.

2. Menghasilkan Barang Dan Jasa

Selain adanya suatu kegiatan usaha, aspek lainnya adalah adanya barang dan jasa yang akan di perdagangkan atau dibisniskan.

    1. Mendapatkan Laba

Setelah mempunyai suatu kegiatan usaha dan barang dan jasa yang akan diperdagangkan, dari bisnis tersebut ingin mendapatan laba atau keuntungan dalam rangka mempertahankan kelangsungan usahanya. Untuk, mewujudkannya, manajemen harus mengelola perusahaannya dengan baik.

    1. Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Memenuhi kebutuhan masyarakat adalah aspek penting dalam kegiatan bisnis, karna kalau tidak, untuk memperoleh laba akan sulit.

  • Sumber Ekonomi

Suatu kegiatan usaha diolah untuk mendapatakan barang dan jasa.

Sumber-sumber kegiatan ekonomi dapat dikelompokan menjadi:

1. Manusia

Manusia disini dapat berperan sebagai produsen maupun sebagai konsumen dari produk perusahaanyang terpenting adalah bagaimana cara untuk mengolah sumber daya manusia yang ada, untuk tercapainya tujuan bisnis, yaitu keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

2. Uang

Uang atau modal usaha merupakan uang atau barang yang digunakan untuk menghasilkan produk.

3. Material

Material disini adalah bahan-bahan yang dapat menunjang proses produksi. Material adalah factor utama dalam proses produksi.

4. Metode

Metode meliputi ide-ide atau inisiatif bagaimana dengan sumber produksi yang terbatas dapat menghasilkan barang yang optimal.

  • Klasifikasi Bisnis

Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan kegiatan-kegiatannya untuk menghasilkan keuntungan.

1) USAHA PERTANIAN

Bisnis yang memproduksi barang-barang pertanian.

2) PRODUKSI BAHAN MENTAH

Bisnis yang memproduksi barang-barang mentah.

3) PABRIK/MANUFAKTUR

Bisnis yang memproduksi barang dari bahan mentah, kemudiaan diolah dan dijual kembal.

4) TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

Transportasi adalah bisnis yang mengantarkan barang atau individu kesuatu tempat untuk memperoleh keuntungan, seperti angkutan umum. Sedangkan komunikasi adalah bisnis yang membuat orang terhubung dengan oranglain dilain tempat, seperti wartel.

5) FINANCIAL

Bisnis yang dapat menguntungkan melalui investasi dan pengelolaan modal.

6) REAL ESTATE

Bisnis yang menjual, menyewakan dan mengembangkan rumah dan bangunan.

7) ASURANSI

Bisnis yang dapat menguntungkan melalui asuransi, seperti asuransi kecelakaan.

8) USAHA JASA

bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Seperti konsultan dan psikolog.

o Hubungan Antar Faktor Produksi

Sumber daya alam

Tenaga kerja Modal

Kewirausahaan

sumber daya dasar yang dipergunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. Adapun komponennya adalah:

1. Tenaga kerja, termasuk waktu, kontribusi fisik maupun intelektualnya sesuai dengan kualifikasinya, yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja trampil, atau tenaga kerja tidak terdidik.

2. Modal, berbentuk barang-barang tahan lama mencakup odal konkret dan abstrak. Sumber utama modal bisa berupa investasi pribadi yang berasal dari pengusaha individu, mitra bisnis atau investor pembeli saham.

3. Sumber daya fisik alam, meliputi sumber daya alam non-energi seperti bahan tambang. Juga sumber daya energi seperti bahan bakar industri serta fasilitas perkantoran dan produksi.

4. Kewirausahaan , sebagai faktor penting dalam kegiatan bisnis bertugas untuk bertanggung jawab atas apa yang akan dan telah terjadi pada perusahaan, seperti melihat peluang dan menanggung kerugian.

o Perusahhan Kecil Dan Perusahaan Besar

Kewirausahaan dapat dimulai bertingkat, yaitu

§ Bisnis kecil / usaha informal

Pada prusahaan kecil,kepemilikannya melalui:

· Meneruskan usaha orang tua / keluarga

· Membeli perusahaan yang telah ada

· Memulai usaha baru

§ Bisnis besar / usaha modern

Bisnis besar adalah bentuk sukses dari perusahaan kecil

o Perbedaan Antara Bisnis Kecil Dan Bisnis Besar

ASPEK

KECIL

BESAR

Pengelola

Pemiliknya

Manager propesional

Stuktur organisasi

Sederhana

Kompleks

%Tase kegagalan

Relatif tinggi

Relatif rendah

Modal pinjaman

Sulit diperoleh

Mudah diperoleh

Daerah operasi

Bersifat lokal

Nasional

Persentase kegagalan pada perusahaan kecil relative tinggi disebabkan karna pengelolaan yang buruk karna keterbatasan pengalaman untuk mengelola perusahaan, hal ini ditandai dengan

§ Ketidak mampuan dalam mengelola dan memilih sumber daya manusia yang kompeten

§ Sulitnya mengembangkan usaha karna keterbatasan modal

§ Promosi kurang

§ Ketidak mampuan dalam menagih utang

§ Teknologi yang digunakan sudah ketinggalan zaman

Oleh karnanya, pemerintah memberi bantuan untuk menunjang perkembangan perusahaan kecil. Hal ini disebabkan karena

§ Banyaknya sumber daya manusia

§ Mengatasi pengangguran dan memberikan pemerataan pendapatan

§ Sumber daya manusia akan memperoleh kemampuan produktif

§ Dalam jangka panjang, mampu meningkatkan stuktur ekonomi di daerah

Perkembangan perusahaan kecil maupun perusahaan besar akan berdampak pada pendapatan Negara, untuk itu sangat diperlukan kerjasama antara perusahaan kecil, perusahaan besar dan pemerintah.


nama: siti wulandari fauziah

npm: 29210174

kelas: 1eb06